Salah satu olahan dari bahan baku kacang kedelai yang banyak peminat yaitu tahu. Dari tahu, dapat tersaji berbagai jenis makanan. Baik itu untuk lauk maupun camilan.
Ambilan, salah satu camilan tahu yang banyak penggemar yaitu tahu goreng. Apalagi jika tahu tersebut ditambah dengan olahan bahan lainnya seperti adonan tepung terigu, dan digoreng hingga cukup kering, dan renyah saat dikunyah.

Dengan carakter seperti itu, tidak heran kalau tahu kriuk menjadi salah satu camilan yang digemari banyak pihak.
Aspek inilah yang mendatangkan orang mulai kepincut untuk menekuni bisnis gorengan kuliner berbasis tahu ini. Seperti yang dijlankan oleh Surya Wijaya dengan mendirikan Tahu Kriuk Yes petengahan 2018 kemarin. Dan pada periode itu juga, langsung menawarkan kemitraan usaha.

Hasilnya hingga detik ini Tahu Kriuk Yes sudah mempunyai 157 mitra kemitraan yang terpencar di Jabodetabek serta Bandung. Sedangkan untuk gerai personal berjumlah 6 outlet yang tersebar di Jakarta seperti lokasi Kemayoran, Pasar Baru, Pantai Indah Kapuk, dan areal Dunia Fantasi, Ancol.
Untuk calon mitra, Surya Menentukan paket kemitraan sebesar Rp 15 juta. Melalui nilai paket tersebut mitra akan mendapatkan ragam fasilitas. Perumpamannya, satu unit booth atau gerobak ukuran 160 cm x 80 cm x 180 cm, perlengkapan masak, saringan, kompor dan wajan, toples buat bumbu, gelas ukur, literan air, capitan tahu, bahan baku awal tahu sebanyak 500 potong tahu, kotak 500 unit, minyak goreng 6 liter, wadah steroform satu unit dan roller banner satu unit.

Fasilitas lainnya yang diperoleh mitra yaitu pihak pusat akan menopang mitra bisnis di media promosi dan pemasaran, terutama lewat akun Media Sosial milik pihak pusat. Yang mesti menjadi perhatian utama yaitu, mitra hanya punya waktu menjalin kontrak kerjasama selama dua tahun saja.
Setelah itu dapat diperpanjang dengan biaya Rp 3 juta. “Selepas masa dua tahun lewat, mitra akan dikenakan biaya tersebut,” tuturnya.

Adapun bahan baku awal yang wajib diambil ke pusat yakni tahu, bumbu, dan kemasan. Selebihnya mitra bisa membeli sendiri.
Supaya gerai tahu ini mendapat pelanggan lebih optimal lagi, Surya sarankan supaya mitra bisnis segera mendaftarkan gerai Tahu Kriuk Yes tersebut via Go Food maupun Grab Food. “Jadi mitra sendirilah yang mendaftar ke layanan tersebut,” jelasnya.
Dengan fasilitas dan sarana yang ada, Surya menargetkan mitra bisnis bisa memenuhi penjualan sebanyak 30 kotak per hari dengan harga sekitar Rp 15.000 per susu atau sekitar Rp 450.000 per hari.

Setelah dihitung dengan sejumlah biaya operasional, mitra bisnis diprediksikan dapat meraup kembali modal selama 6 s/d 9 bulan. Kalau omzet lebih banyak lagi, balik modal justru bisa dua bulan saja. Surya pun optimistis bisa menggandeng 215 mitra bisnis di awal 2020 nanti.
Artikel diatas sebagai Inspirasi dalam membangun bisnis kuliner dari bahan baku Tahu seperti yang akan di canangkan oleh So’ta Oreng nantinya.

Baca Juga “Ternyata Gampang, Seperti Ini Cara Mengurus Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK)”
