
Salah satu tambahan dari membuat So’ta Rawon adalah gula aren, oleh karena itu kita mesti tahu nih perbedaan gula merah satu sama lain. Disebabkan ada 3 jenis gula merah yang beda tipis wujudnya, akan tetapi sebenarnya itu berbeda jenis. Andaikan kita belum terlalu paham dengan gula merah, biasanya kita akan merasa bingung saat memilihnya. Nah, agar tidak salah beli, boleh kita mencoba mengetahui dengan 3 jenis gula merah berikut ini, dan cara membelinya agar tidak salahpilih.
Gula Aren
Jenis dari gula merah yang pertama adalah Gula Aren. Gula merah bentuk ini biasanya lebih dikenal dengan sebutan gula kawung kalau di daerah Sulawesi Selatan lebih dikenal dengan nama Gula Merah Bone. Karena gula aren terbuat dari nira pohon aren atau pohon kolang-kaling dengan warna khasnya yaitu cokelat cerah. Gula aren lazimnya dibungkus dengan daun kelapa kering dan lebih banyak digunakan untuk bahan campuran kue, karena rasanya lebih manis alami dan bisa memberikan warna yang bagus pada kue.

Gula Jawa
Jenis gula merah yang kedua yaitu Gula Jawa. Gula merah jenis ini dihasilkan dari nira pohon kelapa. Gula jawa ini juga biasa dikenal sebagai gula merah. Biasanya, gula jawa dipergunakan untuk membuat kecap, dodol, atau kinca. Adapun warna dari gula jawa ini lebih pekat kalau dibandingkan dengan gula aren. Dan jangan lupa gula jawa ini harus disaring dulu sebelum digunakan karena biasanya gula jawa sedikit kotor.

Gula Semut
Selanjutnya jenis gula merah yang ketiga yaitu Gula Semut. Gula merah jenis ini biasa dikenal dengan sebutan gula palem atau palem suiker. Bahan dalam pembuatan gula semut berbeda-beda, bisa dari nira pohon aren ataupun nira pohon kelapa. Adapun bedanya gula semut dengan gula aren serta gula jawa adalah dari bentuknya yang mengkristal. Hampir serupa dengan gula pasir, hanya saja ukurannya agak lebih besar. Gula semut paling sering dipergunakan untuk minuman panas, jamu, isian roti, atau dihamburkan begitu saja pada makanan.

Cara Memilih Gula Merah
Agar tidak salah, kita wajib untuk mengikuti tips berikut ini dalam memilih gula merah yang berkualitas baik. Catat juga cara menyimpannya yach.
Hal Pertama Perhatikan Warna Gula Merah
Ketika membeli gula merah, kita mesti tahu bahwa gula merah yang asli, bagus dan berkualitas baik mempunyai warna yang terang, tegas, bersih dan merata dengan sempurna. Dalam hindari membeli gula merah dengan warna yang gelap, tidak merata, dan terlihat bercak-bercak. Karena bisa gula merah tersebut tidak benar-benar murni dan telah dioplos dengan bahan lain.

Perhatikan Tekstur dari Gula Merah
Ketika membeli gula merah khusunya untuk membuat rawon atau apa saja, kita dapat mengetahui kualitas gula merah dari teksturnya. Pastikan kita memilih gula merah yang padat, utuh, rata, konstan stabil saat ditekan, tanpa cekungan, serta tanpa retakan. Gula merah oplosan yang telah diberi campuran bahan lain lazimnya akan cepat meleleh begitu terkena sinar matahari atau saat disimpan di ruang yang lembap, termasuk plastik pembungkusnya sendiri.

Cara Menyimpan Gula Merah
Tidak cuma gula putih atau gula pasir yang bisa disimpan untuk stok di rumah. Kita tidak perlu khwatir menyimpan gula merah di rumah karena takut meleleh. Menyimpan gula merah itu tidak begitu sulit, Kita hanya butuh menyimpan gula merah dalam suatu wadah bersih dan kering, kemudian tutup dengan rapat. Selain dari itu, hindari menyimpan wadah gula merah di tempat yang terpapar langsung sinar matahari, karena bisa membuat gula merah anda cepat meleleh. Jauhkan juga gula merah ini dari makanan cair atau makanan dengan bau yang menyengat.

Itu tadi macam-macam gula merah dan cara memilihnya dengan kualitas terbaik. Jadi sekarang kita tidak peru bingung lagi, kan?
Baca juga “Cara Membuat Aroma Masakan Semakin Lezat, Begini Tips Dalam Memilih Daun Salam yang Benar”
Tidak cukup membantu tapi ..
Semoga bermanfaat 🙂
Terima kasih
